January 1, 2026, 6:00 pm

Mewakili Indonesia di Frankfurt & London Book Fair: Tonggak Penting dalam Perjalanan Mengajar Saya (Bagian 3 dari 4 seri)

Mewakili Indonesia di Frankfurt & London Book Fair: Tonggak Penting dalam Perjalanan Mengajar Saya  (Bagian 3 dari 4 seri)

Mimpi yang Melampaui Ruang Kelas

Menerbitkan buku pertama saya saja sudah terasa seperti pencapaian yang sangat personal. Tapi apa yang terjadi setelahnya—jujur—tidak pernah ada di dalam rencana hidup saya. Sekitar tahun 2013, penerbit saya, Kesaint Blanc, menerima undangan yang sangat istimewa: berpartisipasi di Frankfurt Book Fair 2015, di mana Indonesia menjadi Guest of Honor. Sebagai penerbit yang fokus pada pendidikan bahasa asing untuk orang Indonesia, mereka menyadari satu hal penting—mereka belum memiliki buku yang mengajarkan Bahasa Indonesia untuk orang asing.

Di titik itulah sahabat baik saya, Satwika, yang juga salah satu tim editor dari Kesaint Blanc, menghubungi saya. Sebagai penutur asli dan pengajar Bahasa Indonesia untuk expat, materi yang saya kembangkan ternyata sejalan dengan visi mereka. Saya merasa terhormat—dan jujur saja, sedikit kewalahan. Saya menulis materi untuk membantu murid-murid saya bertahan dan hidup nyaman di Indonesia. Dan kini, saya diminta ikut mewakili bahasa negara saya di salah satu pameran buku terbesar di dunia.

Frankfurt Book Fair: Titik Balik

Tahun 2015, Get Talking Indonesian, Practical Indonesian In A Week dan beberapa judul buku saya resmi dipamerkan di Frankfurt Book Fair (FBF). Bagi saya, ini bukan sekadar momen membanggakan—ini adalah titik balik. Walaupun saya tidak hadir secara fisik—karena saat itu masih mengajar penuh waktu dan mengurus rumah—kabar itu memenuhi hati saya dengan rasa syukur yang sulit dijelaskan. Di situlah saya benar-benar menyadari: buku-buku ini bukan hanya alat belajar bahasa. Mereka adalah jembatan antarbudaya. Setiap frasa dan kalimat yang saya tulis membantu orang asing memahami bukan hanya bahasanya, tapi juga denyut kehidupan Indonesia—cara menyapa, cara bercanda, cara hidup berdampingan.

Foto: Indonesia Pavilion, Frankfurter Buchmesse 2015,  Wikimedia Commons (CC BY 3.0)
Foto: Indonesia Pavilion, Frankfurter Buchmesse 2015, Wikimedia Commons (CC BY 3.0)

London Book Fair: Melangkah Lebih Jauh

Tiga tahun kemudian, di 2018, kabar baik kembali datang. Buku-buku saya akan ikut tampil di London Book Fair (LBF). Koleksinya pun sudah bertambah. Selain Get Talking Indonesian, judul-judul lain seperti Practical Indonesian in a Week, Travel and Talk Indonesian, Conversations + Words Indonesian, dan Indonesian for Beginners ikut mewakili Indonesia di panggung internasional. Mendengar kata “London Book Fair” disebut bersamaan dengan karya saya rasanya… surreal. Saya berhenti sejenak, menarik napas, dan membiarkan rasa itu hadir. Sesuatu yang dimulai dari kelas sederhana, kini ikut membawa Bahasa Indonesia ke dunia yang lebih luas.

Foto London Book Fair (londonbookfair.co.uk)
Foto London Book Fair (londonbookfair.co.uk)

Buku yang Dibangun dari Kebutuhan Nyata

Semua buku ini dibangun dengan satu prinsip sederhana tapi kuat: Bahasa Indonesia harus praktis untuk kehidupan sehari-hari. Murid-murid saya punya peran besar di sini. Pertanyaan mereka, kebingungan mereka, dan perkembangan mereka menjadi inspirasi utama isi buku-buku ini. Karena itu, saya menulis bukan dari teori—tapi dari pengalaman nyata di kelas. Sampai hari ini, saya masih menulis dengan murid-murid itu di kepala saya. Suara mereka ikut hadir saat saya memilih kosakata, menyusun dialog, dan merancang setiap bab. Entah itu turis yang butuh frasa dasar, atau profesional expat yang ingin memahami bahasa kantor—tujuan saya selalu sama: praktis, jelas, dan manusiawi.


Ilustrasi seseorang sedang membaca buku
Ilustrasi seseorang sedang membaca buku

Dari Ruang Kelas ke Panggung Global—Tanpa Pergi Jauh

Walaupun saya tidak datang langsung ke pameran-pameran itu, hati saya ada di sana. Saya memilih tetap di Jakarta—terus mengajar (yang menjadi napas tulisan saya) dan mendampingi keluarga. Namun melihat buku-buku itu diakui secara internasional memberi saya kebanggaan yang tenang, yang dalam. Perjalanan ini mengajarkan saya satu hal penting: kita tidak selalu harus pergi jauh untuk memberi dampak besar. Kadang, cukup tetap setia pada kebutuhan orang-orang yang kita layani, dan biarkan karya itu berjalan sendiri.

Judul-judul buku saya, Restiany Achmad yang telah diterbitkan sejak 2015
Judul-judul buku saya, Restiany Achmad yang telah diterbitkan sejak 2015

Apa Arti Semua Tonggak Ini bagi Saya

Mewakili Indonesia di Frankfurt dan London Book Fair bukan soal prestise semata. Ini tentang berbagi bahasa—dan bersama bahasa itu, cara hidup kita, budaya kita, humor kita, dan hati kita. Setiap tonggak ini mengingatkan saya pada “mengapa” saya memulai: membuat Bahasa Indonesia lebih mudah diakses, tidak menakutkan, dan benar-benar bisa dipakai oleh orang asing yang membangun hidup di sini. Dan meski pencapaian ini terasa besar, di dalam hati saya tahu… ini baru permulaan.

Selanjutnya: Dari Buku ke E-Book dan Lebih Jauh Lagi

Setiap langkah membuka ide baru. Bagaimana kalau lebih banyak orang bisa belajar secara daring? Bagaimana kalau materi ini hadir dalam bentuk digital, e-book, dan kelas mandiri? Ke sanalah perjalanan ini bergerak.

Terima kasih sudah menemani perjalanan blog ini sampai di cerita ini. Selamat menikmatinya di tahun baru 2026 yang indah ini sambil menyeruput kopi hitam kesukaan,
Salam hangat,
Restiany 🤓--

📚- Di Mana Buku-Buku Saya Bisa Ditemukan

Buku-buku saya didesain dengan pendekatan yang praktis dan menyenangkan, sehingga siswa dapat belajar mandiri tanpa kehadiran guru. Di sisi lain, jika Anda seorang guru BIPA dan memerlukan bahan ajar, buku-buku saya tersedia di Google Play Books .
📖- Mau Baca Cerita Lengkapnya?
Cerita ini adalah bagian dari Cerita Guru BIPA.
Kalau mau bacanya runtut, bisa klik di bawah ini ya:
👇- Seri: Awal Mula Masuk Dunia Mengajar
➡️- Bagian 1 | 2 | 3 | 4
👇- Seri: Perjalanan Penulisan Buku
➡️- Bagian 1 | 2 | 3 | 4

More Blog Post...
Social Media
Address:
+6285286601466
+6285286601466
admin@restiany.com
Payment Methods:
-
-
-
-
@2026 Restiany Inc.